Jumat, 06 Juni 2014

Gizi Ibu Menyusui



PRINSIP GIZI TEPAT BAGI IBU MENYUSUI

Gizi pada ibu menyusui sangat erat kaitannya dengan produksi air susu, yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi. Bila pemberian ASI berhasil baik, maka berat badan bayi akan meningkat, integritas kulit baik, tonus otot serta kebiasaan makan yang memuaskan.
Ibu menyusui tidaklah terlalu ketat dalam mengatur nutrisinya, yang terpenting adalah makanan yang menjamin pembentukan air susu yang berkualitas dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan bayinya. Dalam menyusun menu, penting untuk memperhatikan syarat-syarat dalam menyusun menu ibu menyusui yaitu : seimbang, tidak ada pantangan makanan (kecuali ibu memang alergi bahan makanan tertentu), mudah cerna dan tidak terlalu merangsang pencernaan.
Gizi Seimbang Bagi Ibu Menyusui. Prinsipnya yaitu sama dengan makanan ibu hamil, hanya jumlahnya lebih banyak dan mutu lebih baik. Syarat-syarat bagi ibu menyusui:
1.     Susunan menu harus seimbang
2.     Dianjurkan minum 8-12 gelas/hari
3.     Menghindari makanan yang banyak bumbu, terlalu panas/dingin, tidak   
        menggunakan alkohol, guna kelancaran pencernaan ibu
4.     Dianjurkan banyak makan sayuran berwarna,

Bahan makanan yang dianjurkan untuk ibu menyusui:
1.      Jumlah dan mutunya lebih banyak daripada saat hamil / keadaan biasa (tinggi kalori tinggi protein)
2.      Bahan makanan sumber kalori : beras, roti, mie, kentang, bihun dan sebagainya.
3.      Bahan makanan sumber protein : daging, telur, hati, ayam, ikan, tahu, tempe, kacang-kacangan sebagainya.
4.      Bahan makanan sumber vitamin dan mineral yang dapat meningkatkan produksi ASI yaitu sayuran yang berwarna hijau/kuning, buah-buahan yang dagingnya berwarna merah/kuning, misalnya : bayam daun singkong, daun katuk, lamtoro gung tanpa kulit, pepaya, pisang, jeruk, jambu air, mangga sebagainya.
5.      Mengkonsumsi aneka ragam bahan makanan sumber zat besi dalam jumlah yang cukup setiap harinya misalnya: bayam, daun pepaya, kangkung, kacang merah, kacang hijau dan kacang tanah. sebagainya.
6.      Mengkonsumsi aneka ragam bahan makanan yang mengandung zat kapur/kalsium misalnya daun singkong, daun katuk, bayam, daun pepaya, singkong, keju, ikan teri dan susu. sebagainya.
7.      Perlu lebih banyak minum air putih untuk membantu memperbanyak produksi ASI
Bahan makanan yang dibatasi :
1.      Bahan makanan yang berbau merangsang : petai, bawang, jengkol.
2.      Bahan makanan yang merangsang, misalnya cabe, merica, jahe, karena bisa menyebabkan bayi mencret.
3.      Bahan makanan yang manis dan berlemak, karena bisa menyebabkan ibu menjadi gemuk.

Selain makanan, produksi ASI sangat tergantung pada 3 hal penting, yaitu:
1.      Permintaan bayi : hendaknya ibu sesering mungkin menyusui bayinya karena dengan demikian produksi ASI akan bertambah banyak dan cukup untuk kebutuhan bayi.
2.      Psikologis ibu : ibu menyusui perlu istirahat cukup, ketenangan jiwa dan pikiran
3.      Perlu perawatan payudara untuk memberi rangsangan pada kelenjar susu agar produksi ASI meningkat.
((di ambil dari beberapa sumber) by : nutrisionis karangmojo II

Rabu, 11 November 2009

Ini adalah sebagian dari kami keluarga besar UPT Puskesmas Karangmojo II.

UPT Puskesmas Karangmojo II

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Alhamdulillah......Puji Syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya sehingga kami bisa melaksanakan tugas khususnya dibidang kesehatan.
Selamat datang kami ucapkan di blog kami UPT Puskesmas Karangmojo II
Sengaja kami memberanikan diri membuat dan mengelola blog ini walaupun kami baru dalam taraf belajar. Blog ini kami buat untuk turut serta mewujudkan masyarakat yang sehat, dan mencapai Indonesia Sehat 2010.
Terima kasih, saran dan komentar bisa dikirim via email ke : pusk_karangmojo2@yahoo.co.id atau facebook di Puskesmas Dua Karangmojo. Matur nuwun

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh